Jangan terlalu kencang menggenggam, nanti tanganmu sakit. Karena kadang, mengendurkan atau melepaskan genggaman lebih melegakan. Relakan ya, sambil tetap yakin pada jalan cerita terindah dari-Nya. 

Advertisements

N : A kenapa nangis? 

A : ….. (masih nangis) 

N : kenapa? Ga dikasih tau siapa2 deh, bilang aja kenapa? 

A : (nunjuk tulisan di dinding)

N : (baca tulisannya terus senyum dan ikutan berkaca-kaca matanya) 

Notes: 

-Tulisanya adalah “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. Q.S 13:28.”-
-Si A berusia 7 tahun.-

Cinta paling Tulus

Sabtu kemarin ada kejadian yg cukup menyentuh terjadi, saat itu kami berada dalam suatu kelas. Guru kami bertanya kepada seorang laki2 tentang pertanyaan yg sangat sederhana, ‘apa film favoritmu?’.

Segera sy membayangkan dia akan menjawab transformers, ninja ashasin, iron man, atau sejenisnya yg sy kira umum disukai laki2.

Tapi ternyata jawabannya tak tertuga.

UPIN IPIN adalah film kesukaannya. Alasannya karena itu film kesukaan anaknya, dan ia jadi sering menonton itu karena anaknya. 

Jawaban yg menunjukkan pada saya bahwa cinta orang tua itu menembus ruang dan waktu, begitu sederhana jawabannya, tapi begitu dalam maknanya. Kesukaan anaknya adalah kesukaannya pula, kebahagiaan anaknya adalah juga kebahagiaannya. Jawaban yg membuktikan pada sy bahwa cinta dr orang tua terlalu tulus dan sampai kapanpun tak pernah bisa dibalas dengan yg serupa. Terlepas dr berbagai kekurangannya, kebaikan dan pengorbanan mereka terlalu besar untuk disakiti dan dilukai. Jangan sampai kita menyakiti mereka hanya karena satu dua perbedaan. Cinta mereka terlalu tulus untuk dikhianati hanya karena ego sendiri. Maka selagi Allah beri waktu, memuliakan mereka adalah usaha yang bisa dikerjakan.

Jangan terlalu jauh memikirkan cinta yg lain padahal ada cinta nan indah yg Allah karuniakan, yaitu cinta tulus dr kedua orang tua kita. 

“Sesungguhnya Allah gembira menerima taubat hamba-Nya, melebihi kegembiraan seseorang diantara kalian ketika menemukan kembali untanya yang hilang di padang yang luas. “

– H.R. Al Bukhari dan Muslim- 

Manusia kuat, ialah dia yang harapannya hanya kepada Allah saja bukan berharap pada yang lain, semisal manusia. Ia tidak akan pernah kecewa, sebab ia yakin, Allah tidak pernah mengecewakannya. 

Kalo kata Aa Gym, “Tujuannya ke Allah aja, Allah lagi, Allah terus. “

Tentang Air Mata

Setiap orang punya air matanya sendiri

Untuk ditunjukkan depan sahabat atau dalam sunyi

Yang tidak ingin dikeluarkan sebab takut tangisnya membanjiri

Yang jika dikeluarkan takut tak bisa disudahi

Air matanya, mungkin akan ia simpan dalam malam yang sepi

Dalam sujud-sujud panjangnya

Dalam doa-doa panjangnya

Air matanya, sungguh telah ditumpahkan kepada sebaik-baik penyembuh

Hingga keesokan hari, sekitarnya tidak akan pernah menyangka

Bahwa ia dan air mata selalu bertemu dalam malam tanpa bisa dihindari

Ga akan ada namanya cinta bertepuk sebelah tangan dan ga ada kata patah hati bagi orang yang jatuh hati sama Allah, malah hatinya makin berbunga-bunga, makin bahagia, dan makin meleleh sama cinta-Nya Allah.

 

Blog at WordPress.com.

Up ↑