Bekal

Dalam salah satu buku yang saya pernah baca, ada sebait kalimatnya yang dalam sekali maknanya.

“Siapkanlah bekal duniamu sebanyak lamanya kau tinggal dan siapkanlah bekal akhiratmu dengan seberapa lamanya kau akan tinggal pula.”

Saya tidak pernah bosan membaca ulang buku ini. Saya pun tidak pernah bosan dengan kalimat ini. Kalimat yang sangat dalam maknanya bagi saya, kalimat yang mengingatkan pada saya bahwa bekal perlu disiapkan sesuai dengan lamanya kita tinggal. Bodohnya saya yang sering lupa menyiapkan bekal untuk akhirat nanti. Padahal saya akan tinggal abadi disana. Bodohnya saya yang sering memperbanyak bekal di dunia. Padahal saya hanya tinggal sebentar saja disini.

Bismillah

Semoga saya atau siapapun yang membaca ini, Allah mudahkan untuk menyiapkan bekal dunia dan akhirat sesuai porsinya masing-masing. Aamiiin (jangan cuma aamin, ayo gerak siapin bekal!!!).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: